Ini Tanggapan Ketua MUI Terkait Maraknya Penolakan Ceramah Ustadz

JAKARTA— Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof KH Ma’ruf Amin menanggapi maraknya penolakan terhadap Ustadz ceramah dan Pembubaran pengajian.


Ia mengungkapkan, para ustadz yang ditolak masyarakat tersebut ada kemungkinan ada kekeliruan terhadap isi ceramahnya.

“Ya itu lah, itu kan karena dakwah yang malah menimbulkan masalah sehingga terjadi penolakan,” ujarnya, seperti dikutip dari Republika pada hari Senin (13/11/2017) kemarin malam.

Menurut ketua MUI, melalui kegiatan halaqah dakwah, MUI ingin mengajak para dai Indonesia untuk berkomitmen terhadap bangsa dengan mengucapkan tujuh ikrar yang telah dirumuskan MUI, yang di antaranya para dai akan selalu melindungi dan membimbing umat dari ajaran sesat dan menyimpang.

Para dai juga harus berikrar untuk selalu berdakwah dengan berpijak pada nilai-nilai akhlakul karimah dan kearifan lokal.

Melalui kegiatan halaqah dakwah ini nantinya MUI ingin mengundang para dai, termasuk dai yang selama ini dinilai meresahkan masyarakat lalu MUI akan mengajak dai tersebut untuk berkomitmen terhadap bangsa.

Sementara itu, Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Cholil Nafis menjelaskan bahwa dalam halaqah ini pihaknya akan membahas dan merencanakan untuk membuat Akademi Dakwah bagi para dai.

Dalam akademi yang akan diluncurkan tahun 2018 ini, para dai nantinya akan mendapatkan sertifikat untuk menjamin kualitas dan komitmen kebangsaan dai tersebut.

“Kita harapakan pertemuan ini adalah kesepakatan kita membuat Akademi Dakwah. semacam sekolah singkat,”pungkasnya.

[islampos.com]

loading...
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Tanggapan Ketua MUI Terkait Maraknya Penolakan Ceramah Ustadz"

Posting Komentar