[[BELUM TERJAWAB]] Siapa Pemilik Hotel Alexis Sebenarnya ?





JAKARTA—Hotel Alexis, lini usaha PT Grand Ancol Hotel mengajukan pengajuan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) ke pemprov DKI beberapa waktu lalu. Akan tetapi, pengajuan tersebut ditolak oleh pemerintah.

Lalu, sebenarnya, siapa orang di balik Hotel dan Griya Pijat Alexis itu? Berdasarkan dokumen dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM, PT Grand Ancol Hotel pertama kali didaftarkan sebagai tempat berusaha pada tahun 2007.

Awal menjalankan usaha, Alexis memiliki modal saham Rp 33.244.932.000. Pemegang sahamnya atas nama Sudarto dan Djoko Sardono mengisi posisi direktur.

Seperti dilansir Kumparan, selama beberapa tahun, Alexis berganti kepengurusan. Kepengurusan terbaru dibentuk pada 10 Juni 2016 sehingga posisi komisaris diisi oleh Andris Tanjaya. Di dalam dokumen tersebut Andris diketahui tinggal di salah satu wilayah di Jakarta.

Meski sempat menjadi komisaris, Djoko Sardono tak memiliki saham. Saham Grand Ancol dimiliki oleh dua perusahaan yaitu Gold Square Enterprises Limited dan Sension Overseas Limited.

Kedua perusahaan itu diduga sebagai perusahaan cangkang. Buat Anda yang belum tahu, perusahaan cangkang adalah sebuah istllah perusahaan yang secara administratif legal dan berbadan hukum namun perusahaan tersebut tak ada wujudnya.

Namun ketika ditilik lebih lanjut, berdasarkan dokumen dari Offshore Leaks Database yang dihimpun oleh International Consortium of Investigative Journalist, kedua perusahaan tersebut tak berada di alamat di Palm Grove House PO BOX 438, Road Town Tortola, British Virgin Islands—seperti yang ada di dokumen Ditjen AHU.

Pada alamat tersebut terdapat 38 perusahaan cangkang dari berbagai wilayah. Di antaranya adalah Global Ventuer Asia Limited, Premium Capital Overseas Limited dan lain-lain. 

[islampos.com]
loading...
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "[[BELUM TERJAWAB]] Siapa Pemilik Hotel Alexis Sebenarnya ?"

Posting Komentar